Untitled Post

 Ulama yang wafat minggu ini..

1. KH Athourrohman hisyam

KH. ‘Athourrohman Hisyam lahir di Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy, Leler, Desa Randegan, Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah. Beliau merupakan putra ketiga dari tujuh bersaudara, dari pasangan KH. Hisyam Zuhdi dengan Nyai Hafshoh binti Abdillah Muqri.

Saudara-saudara beliau diantaranya: Nyai Hj. ‘Athoah, Nyai Hj. ‘Ishmah Rohmaniyah, Nyai Hj. Chumasijatul Banat Nyai Hj. Tsumanah, KH. Dzakiyul Fuad Hisyam, dan terahir KH. Zuhrul Anam.

Wafat

KH. ‘Athourrohman Hisyam wafat pada Rabu 14 Oktober 2020 pukul 21.14 WIB, di RS Margono Soekardjo Geriatri.

Keluarga

KH. ‘Athourrohman Hisyam melepas masa lajangnya dengan menikahi Nyai Hj. Waridatun Nida binti KH. Mushtolih Badawi Kesugihan. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai enam anak. Putra-putri beliau diantaranya:

Gus Muwafaqudin

Ning Nafisatun Niswah

Gus Wajihudin

Ning Inayah Maula

Ning Khiyazah Nabila

Ning Alifatun Najwa

Mengasuh Pesantren

Sepeninggal ayahnya, KH. Hisyam Zuhdi (tahun 1994), Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy Leler di asuh oleh ketiga putra beliau yaitu KH. ‘Athourrohman, KH. Dzakiyul Fuad dan KH. Zuhrul Anam serta dibantu oleh dua menantu beliau yaitu KH. Sya’bani Mukry dan KH. Nashuha Kurdy.

Pesantren At-Taujieh Al-Islamy Leler adalah pesantren yang didirikan oleh kakeknya-neneknya, KH. Zuhdi dan Nyai Zuhdi binti KH. Suyuthi Bogangin pada tahun 1914 M. Pada awalnya nama pesantren tersebut adalah Pesantren Tarbiyah Nahwiyah. Namun seiring perkembangan zaman, nama pesantren tersebut akhirnya diganti menjadi Pesantren At-Taujieh Al-Islamy Leler.

2. Habib Abdurrohman bin hasan

Nama : Abdurrahman bin Hasan Al-Habsyi.

Jakarta 20 Ramadhan 1401 H / 22 Juli 1981.

SDN bidaracina 03 pagi sampai kelas 2 SD.

pada umur 8 tahun beliau melanjutkan pendidikan pesantren ke Darullaughah Wadda’wah, Bangil. Pimpinan Abuya Al Ustadz Hasan bin Ahmad Baharun. selama 10 tahun (1989-1999).

STAI Darullaughah Wadda’wah.

Lalu beliau melanjutkan ke Darul Musthafa pimpinan Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidzh selama 5 tahun (1999-2004).

3. Kiai zaenal arifin ( Demak )

KH. M. Zainal Arifin Ma’shum atau biasa dipanggil Gus Zain Lahir pada hari Senin, 01 Juni 1964 M / 20 Muharam 1384 H di dusun Karang Gawang Sidorejo Sayung Demak. Secara administratif, Desa Sidorejo terdiri atas lima dusun; Karang Gawang, Kuripan, Bugangan, Karang Waru, Patar dan Sampit yang masih termasuk wilayah dari Kecamatan Sayung.

KH. M. Zainal Arifin memulai pendidikannya di Madrasah Ibtidaiyyah Fathul Huda, beliau dikenal sebagai santri yang sangat cerdas. Kelihaiannya dalam menghafal membuat dirinya disegani teman-temanya. Setelah lulus beliau lanjut ke Madrasah Tsanawiyyah Fathul Huda, pada waktu itu beliaulah yang menjadi siswa pertama di MTs Fathul huda, dalam catatan nomor induk siswa madrasah beliau tercatat no 001 hingga pada tahun 1978 beliau lulus.

Kiprah di NU dan politik

Sepulang dari Senori, Tuban di sela-sela kesibukan mengajar di pondok pesantren beliau, KH. M. Zainal Arifin Ma’shum juga turut terjun aktif di NU. Proses perjuangan beliau dalam organisasi ini di mulai dari tingkatan ranting, yaitu tingkatan paling bawah dalam struktural NU, beliau pernah menjadi Rais Syuriah Ranting Sidorejo. Bahkan karena kealiman dan ketokohannya maka diakui oleh para ulama khususnya yang ada di Demak, kemudian pada tanggal 30 juli 2017 beliau terpilih sebagai Rais Syuriyah PCNU Demak untuk masa khidmat 2017-2022.

4. KH Fuad Mun’im jazuli ( Ploso )

Innalillahi wainna ilahi rajiun. Kembali keluarga besar pesantren dan Nahdlatul Ulama berduka. Pada hari ini, Sabtu (17/10), KH Fuad Mun’im Djazuli selaku Pengasuh Pondok Pesantren Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur wafat.

Kelahiran

KH. Fuad Mun’im Dzajuli atau yang kerap disapa dengan panggilan Gus Fu’ atau Yai Fu’ merupakan putra keempat dari enam bersaudara, dari pasangan KH. Ahmad Djazuli Utsman dengan Nyai Rodliyah Djazuli.

Saudara-saudara beliau diantaranya, KH. Achmad Zainuddin, KH. Nurul Huda, KH. Hamim (Gus Miek), KH. Munif dan Ibu Nyai Hj. Lailatus Badriyah.

Wafat

KH. Fuad Mun’im Dzajuli wafat pada Sabtu 17 Oktober 2020, pukul 03.30 WIB di Rumah Sakit Darmo, Surabaya.

Mengasuh Pesantren

Pada tahun 1925, Muassis pondok, Al Maghfur lah KH. Ahmad Djazuli Utsman serta sang Ummul Ma’had simbah Nyai Rodliyah Djazuli mendirikan Pondok Pesantren Al Falah.

5. KH Muhammad Hasan saiful islam (genggong)

Hari ini, Sabtu (17/10/2020) siang, pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, KH. Mohammad Hasan Saiful Islam wafat.

Kiai kharismatik dengan ribuan santri di Probolinggo tersebut, wafat di kediamannya Ponpes Zainul Hasan Genggong sekitar pukul 12.30 WIB. 

Kiai yang lebah akrab dipanggil Non Beng tersebut berstatus sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.   Karenanya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengeluarkan instruksi. Surat yang ditandatangani Rais dan Katib, Ketua dan Sekretaris PWNU Jatim itu ditujukan kepada pengurus NU di berbagai tingkatan serta seluruh Nahdliyin.

6. KH Ubaidillah ahmad chalid (alumni angkatan pertama darul mustofa yaman)

7. KH abdul majid (pptq syadziliyah malang)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement