Untitled Post

 Alhamdulillah… segala puji bagi Allah yang masih memberi kita nikmat Iman Islam, dan masih menetapkan hidayah-Nya dihati kita, hingga kita masih disebut Muslimah, dan  diberi kekuatan hati untuk bergabung di majelis ilmu AIHQ ini. Dan tidak bosan-bosannya Shalawat beserta salam kita curahkan kepada Junjungan kita Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam, keluarga, sahabat beserta para pengikutnya. Nabi yang telah memberikan contoh teladan pada kita dalam segenap aspek kehidupan. Amma Ba’du.

Sahabat AIHQ ahli dzikir yang disayang Allah

Mari kita simak ringkasan kisah berikut…

Diselamatkan Karena Rajin Bertasbih…

Nabi Yunus bin Mata ’alaihis shalatu was salam,  utusan Allah dari kalangan bani Israil.

Beliau diutus untuk sekelompok masyarakat, agar mereka beribadah hanya kepada Allah.

❓Berapa jumlah kaumnya…?

Seratus ribu lebih.

Subhanallah, mendakwahi orang sedemikian banyak, tentu tidak mudah.

“Kami utus Yunus kepada seratus ribu orang atau lebih.” (QS. as-Shaffat: 147).

🏹Setelah menempuh banyak upaya dalam berdakwah, ternyata usaha Nabi Yunus tidak membuahkan hasil. Kaumnya mengingkari dan menentang beliau. Hingga Nabi Yunuspun merasa jengkel dan marah terhadap sikap mereka. Beliau tinggalkan mereka, hijrah ke daerah lain dalam keadaan marah, sebelum ada perintah dari Allah ta’ala untuk hijrah.

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا

”dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah” (QS. Al-Anbiya: 87).

🏹Dalam perjalanannya, Yunus menaiki perahu. Namun karena kelebihan penumpang, membuat perahu itu terancam tenggelam. Merekapun membuat kesepakatan, salah satu harus keluar dari kapal. Penentuan siapa yang keluar, dilakukan dengan undian,

”Sesungguhnya Yunus termasuk para rasul Allah. (ingatlah) ketika dia lari, ke kapal yang penuh muatan,  Kemudian dia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.” (QS. As-Shaffat: 139 – 141) .

Selanjutnya, Kita tentu sudah tahu lanjutan ceritanya. Ya, beliau ditelan ikan. Sebagian ahli sejarah mengatakan, beliau ditelan ikan persis setelah beliau jatuh ke laut. Sehingga peristiwa itu dilihat oleh para penumpang kapal. Beliau ditelan dan dibawa masuk ke dasar laut. Hingga beliau berada dalam kegelapan bertumpuk. Allah kisahkan,

فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ

”Dia memanggil Tuhannya dalam tumpukan kegelapan..” (QS. Al-Anbiya: 87)

❓Berapa lama beliau ditelan ikan..?

Pendapat yang paling masyhur, beliau berada di perut ikat selama 3 hari.

Bisa dibayangkan…

❓ Berapa persen peluang beliau bisa bertahan hidup..?

❓Masih adakah harapan beliau kembali ke darat dalam kondisi selamat..?

🏹Tapi Allah tidak menyia-nyiakan amal hamba-Nya. Nabi Yunus ’alaihis shalatu was salam adalah hamba Allah yang sangat rajin mensucikan nama-Nya, rajin bertasbih, dan selalu berusaha memurnikan semua ibadah hanya kepada-Nya. Dan karena inilah, Allah selamatkan Yunus. Allah selamatkan Yunus, karena beliau rajin bertasbih. Bertasbih pada saat kondisi lapang, bukan hanya ketika sedang kesusahan. Andaikan bukan karena beliau rajin bertasbih, Yunus akan tetap berada di perut ikan sampai kiamat.َ

”Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Kalau sekiranya dulu dia bukan termasuk orang-orang yang banyak bertasbih, Niscaya dia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.” (QS. As-Shaffat: 142 – 144).

❓Kapan Nabi Yunus rajin bertasbih…?

❓Apakah ketika beliau di dalam perut ikan?

Beliau  rajin bertasbih sejak dulu. Dulu ketika beliau dalam kondisi normal, sedang tidak dalam kondisi kesulitan. Karena kebiasaan baik di waktu lapang, beliau mendapat pertolongan di waktu susah. Ini bagian dari janji Allah ta’ala kepada hamba-Nya.

Ingat Allah di saat lapang, Allah akan mengingat kita di saat kita membutuhkan.

Rasulullah SAW  mengajarkan prinsip ini kepada Ibnu Abbas,

”Kenali Rabbmu ketika lapang, dia akan mengingatmu ketika susah.” (HR. Ahmad 2803 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Karena itu, perlu diingat, amal soleh yang kita lakukan di waktu lapang, akan menjadi penolong kita ketika sempit. Ibnul Qoyim menjelaskan,

Amal soleh bisa memberikan pertolongan kepada pelakunya di sisi Allah dan menjadi sebab dia diperhatikan ketika dalam kondisi kesusahan. Seperti Firman Allah ta’ala tentang Dzun Nun (Nabi Yunus), dalam’  QS. As-Shaffat: 142 – 144),” Madarij as-Salikin, 1/329).

❓Bagaimana dengan kita Sahabat surga…?

❓Sudahkah  kita membiarkan setiap kesempatan yang kita miliki berlalu sia-sia…?

🌸1🕋

Sahabat Surga..

Kisah Nabi Yunus As diatas menggambarkan salah satu dari keutamaan Dzikir yang dimana disana juga sebagai Doa.

DOA DAN DZIKIR

“Doa merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting dalam diri manusia, dan doa juga merupakan suatu cara atau jalan agar manusia selalu ingat kepada tuhannya. Maka secara tidak langsung doa merupakan dzikir kepada Allah SWT. Karena dengan berdoa kepadaNya berarti hamba tidak melupakan keberadaan antara dirinya dan TuhanNya.”

🍁Namun demikian, antara doa dan dzikir tetap terjadi suatu perbedaan baik dari segi definisi maupun dari segi-segi lainnya.

Dari segi definisi doa adalah permohonan hamba terhadap TuhanNya, sedangkan definisi dzikir adalah ucapan maupun perbuatan hamba yang disukai para umat untuk menghasilkan jalan mengingat akan Allah ‎SWT.

🍁Yang dimaksud dengan ucapan dalam dzikir, yaitu: bacaan Tasbih, Tahlil, Tahmid, Taqdis, Taqbir, Hauqolah, Hasbalah, Istighfar dan doa-doa.

🍁Sedangkan yang dimaksud dengan perbuatan dzikir yaitu perbuatan jiwa dan raga manusia yang tujuannya untuk ta’at kepada Allah SWT.

🍁Selanjutnya, dari segi waktu dan tempat, dzikir tidak terbatas oleh waktu dan tempat, akan tetapi dzikir tetap memiliki etika yang harus dilaksanakan bagi pendzikir itu sendiri. Dzikir hanya terbatas pada ruang yang ditempati seperti ditempat-tempat yang dimakruhkan untuk mengucapkan lafadh-;afadh dzikir, contohnya di WC dan ketika sedang membuang hajat, dikala sedang berjima’, sedangkan mendengarkan khutbah serta dalam keadaan mengantuk. Sedang pelaksanaan dzikir dapat dilakukan dalam segala rupa keberadaan kita, yakni dikala sedang duduk, di kala sedang berdiri dan sedang berjalan (lihat QS, 3: 190 – 191)

🍁Contoh-contoh bacaan dzikir :

🌱1. Subhanallah

🌱2. Al-Hamdulillah

🌱3. Lailaaha Illallah

🌱4. Allahu Akbar

🌱5. Laahawla wala quwwata illa billah

🌱6. Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal mawla wa ni’man nashir

🌱7. Astaghfirullahal ‘azhim

🎯Jelasnya, antara doa dan dzikir memang mempunyai kaitan yang erat, karena dalam persyaratan berdoa kita diharuskan membaca shalawat Nabi SAW, ucapan istighfar yang kemudian dilanjtkan dengan doa yang kita kehendaki atau yang kita hajati. Maka secara tidak langsung dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap orang yang melaksanakan doa maka ia berarti telah melaksanakan dzikir kepada Allah SWT, sedangkan orang yang semata-mata berdzikir kepada Allah belum tentu ia berdoa kepadaNya.

🌸2🕋

Sahabat Surga, bagaimana pelaksanaan Doa itu…

       🎇 ADAB BERDOA 🎇

‼Dalam berdoa seseorang harus memperhatikan beberapa adab doa sebagai berikut:

1. Meluruskan dan mensucikan niat

2. Menghadap kiblat

3. Mengangkat dan menengadahkan tangan setentangan dengan bahu

4. Tidak mengangkat pandangan ke arah langit

5. Didahului dengan puji-puji atau dzikir kepada Allah SWT

6. Bershalawat kepada ‎Rasulullah SAW dan keluarganya

7. Penuh harap dan yakin akan diterima dan tidak kecewa serta putus asa dari rahmatNya

8. Berdoa dengan kalimat biasa, diplomatis dan bersifat umum

9. Diucapkan dengan suara tenang, rendah dan tidak terburu-buru

10.Dilafalkan dengan jelas dan diulangi tiga ali untuk bagian yang dianggap penting

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

🌠 WAKTU-WAKTU TERBAIK BERDOA 🌄

Waktu-waktu yang tepat dan mulia untuk berdoa yaitu:

1. Ketika turun hujan

2. Ketika hendak shalat dan sesudahnya

3. Ketika menghadap musuh di medan pertempuran

4. Pada waktu sepertiga/akhir malam (QS. 51:18)

5. Ketika i’tidal yang akhir dalam sembahyang

6. Ketika khatam (tamat) membaca al-Qur’an

7. Ketika sujud dalam shalat, sebagaimanaAbu Hurairah meriwayatkan, bahwa Nabi SAW bersabda: Sedekat-dekatnya seseorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika ia sedang melakukan sujud, oleh karena itu perbanyaklah doa ketika sedang sujud.”

8. Berdoa di antara azan dan iqamah, Dari Anas Ibnu Malik ra, berkata: Rasulullah SAW pernah bersabda: “Doa yang dipanjatkan antara waktu adzan dan iqamah, tentu tidak akan ditolak olehNya,” Para sahabat pun bertanya: “Wahai Rasulullah !, doa apa yang sebaiknya kami panjatkan ?” Jawab Rasulullah: “Sebaiknya mintalah keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.”

9. Antara Zhuhur dengan Ashar dan antara Ashar dengan Maghrib

10.Ketika sedang berpuasa (puasa sunat dan wajib)

11.Pada Bulan Nisfu Sya’ban

12.Pada Hari Raya Idul Fitri

13.Ketika sedang sakit

14.Pada Bulan Rajab, malam Isra’ Mi’raj Nabi SAW

15.Pada Hari Arafah di Bulan Haji

16.Pada Bulan Suci Ramadhan (terutama waktu malam)

17.Pada Hari Jumat, Abu Hurairah mengatakan: Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Pada Hari Jumat itu ada satu saat yang apabila kebetulan seseorang muslim berdiri shalat sambil meminta (berdoa) kepada Allah SWT akan sesuatu, melainkan Allah SWT akan memberinya (apa yang dai minta) seraya Rasulullah mengisyaratkan dengan tangannya menyedikitkan (singkat) saat itu.” (HR. Bukhori)

❌‼❌‼❌‼❌‼

HAL-HAL YANG DILARANG DALAM BERDOA

                ⚠❗⚠

1. Jangan berdoa hanya untuk tujuan perbuatan dosa dan memutuskan hubungan silaturahmi serta jangan tergesa-gesa dan minta segera dikabulkan

2. Jangan berdoa kepada selain Allah SWT (QS. 10:106)

3. Dalam berdoa hendaknya janganlah minta yang berlebih-lebihan, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan

4. Jangan berdoa dengan hal-hal yang tidak baik terhadap diri sendiri maupun terhadap anak-anak sendiri dan harta sendiri.

🌸3🕋

Sahabat Quran rahimakumullah✨

🔰🔅🔰🔅🔰🔅🔰🔅

PENGARUH DOA BAGI MANUSIA

1. Doa adalah merupakan pengakuan manusia tentang kelemahannya, namun manusia kadangkala bersikap sombong (QS. 96:6-7).

2. Doa juga sering dilupakan manusia, karena manusia masih menganggap bahwa doa itu kurang penting, sehingga manusia tidak mengakui keberadaan doa tersebut.

3. Doa juga menjadi salah satu sebab tertolaknya suatu bencana, dengan kata lain doa bisa dikatakan sebagai perisai/senjata.

4. Doa adalah obat penawar yang paling manjur, sehingga ia menjadi musuh bagi bala (petaka). Doa dapat menolaknya, menghilangkannya, menyembuhkannya, atau meringankannya, jika bala tersebut telah turun.

5. Karena berguna terhadap sesuatu yang telah terjadi ataupun yang belum terjadi. Sabda Nabi SAW: “Doa itu bergua untuk yang telah terjadi dan yang belum terjadi, maka wahai hamba Allah, hendaklah kalian berdoa.” HR. Tirmidzi.

🌀🔆🔆🔆🌀🔆🔆🔆🌀

Kita simak yuk

1. Alexis Carrel, seorang ahli bedah Prancis yang meraih dua kali hadiah nobel, menegaskan bahwa kegunaan doa dapat dibuktikan secara ilmiah sama kuatnya dengan pembuktian di bidang fisika. Dalam brosurnya “ La Priere ” (doa) ia mengemukakan keyakinannya akan kebesaran pengaruh doa untuk pengobatan dengan ucapan: “Bila doa itu dibiasakan dan betul-betul bersungguh-sungguh, maka pengaruhnya menjadi sangat jelas… Ia merupakan semacam perubahan kejiwaan dan kebutuhan… ketentraman ditimbulkan oleh doa itu merupakan pertolongan yang besar pada pengobatan.”

Oliver Lodge secara halus menyindir mereka yang tidak melihat manfaat doa:“Kekeliruan mereka, karena menduga bahwa doa berada di luar fenomena alam. Doa harus diperhitungkan sebagaimana memperhitungkan sebab-sebab lain yang dapat melahirkan suatu peristiwa “

🌸4🕋

mengabulkan doa adalah janji Allah Azza Wa jalla kepada HambaNya yang berdo’a dan memohon kepadaNya :

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ (البقرة: 186)

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwa-sanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepa-daKu.” (Al-Baqarah: 186).

Dan Allah subhanahu wata’ala berfirman,

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (Al-Mukmin: 60).

Apakah kita tidak percaya dengan janji Allah ini? kalo kita tak percaya berarti kita telah mengatakan Allah itu telah berbohong. Namun sebagai manusia kita sering mempertanyakan disaat doa doa kita belum dikabulkan oleh Allah, sebelum kita mempertanyakannya kita lihat dulu diri kita, sudah benarkah Ibadah kita kepada Allah? jika jawabannya sudah, lanjut pertanyaan berikutnya, sudah benarkah tata cara kita berdo’a dan sudah diwaktu waktu yang mustajabkah? jika jawabannyapun sudah, akan ada pertanyaan lanjutan benarkah apa yang kita minta itu yang terbaik buat kita? disini perlu kita pahami bahwa Allah lah yang Maha tau apa yang terbaik untuk hambaNYA, kita ini hanyalah sok tau, nggak ada pengetahuan kita sedikitpun tentang hal ini, hanya Allah saja yang Maha tau apa yang terbaik untuk kita, kapan sebenarnya kita membutuhkannya.

“Bisa jadi, kalian membenci sesuatu, padahal itu baik bagi kalian. Terkadang pula, kalian mencintai sesuatu, padahal itu buruk bagi kalian. Allah mengetahui dan kalian tidak mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah:216)

Bagian ini penting untuk dipahami, agar kita tidak berburuk sangka kepada Allah, ketika merasa doa kita tidak kunjung dikabulkan. Kita harus selalu yakin bahwa Allah lebih tahu hal terbaik untuk kita karena Dialah yang menciptakan manusia dan Dia adalah Dzat yang Mahasempurna ilmu-Nya. Sebagaimana layaknya produsen sebuah produk, umumnya, dia lebih tahu bentuk perlakuan terbaik untuk produknya dibandingkan pengguna.

Dalam berdoa kita dibutuhkan kesabaran karna ketidak tauan kita tentang rahasia  apa yang terbaik untuk kita.

 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ يَقُولُ دَعَوْتُ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِى

“Doa kalian akan dikabulkan selama tidak tergesa-gesa. Dia mengatakan, ‘Saya telah lama berdoa, tetapi tidak kunjung dikabulkan.’” (H.R. Bukhari dan Muslim)

setelah kita bersabar namun doa tetap belum Allah kabulkan, berarti  Allah menunda doa doa kita tersebut untuk akhirat kita, karna disanalah sejatinya kita butuh amat sangat banyak kebaikkan kebaikkan.

Jadi jangan pernah lelah untuk berdoa kepada Allah… Yakinlah Allah akan mengabulkannya danAllah yang Maha tau kapan doa itu pas untuk dikabulkan.

Wallahu a’lam.

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement