Untitled Post

 100 Petugas Polisi Turki menangkap 18 Penjahat warga negara China Tiongkok dan membebaskan dari penyanderaan 95 warga China dan warga negara lainnya dalam penggerebekan geng cryptocurrency palsu

Polisi Turki menangkap sebuah geng yang terdiri dari 18 warga negara China yang menyewa sembilan vila terpisah di distrik Silivri dan Büyükçekmece Istanbul untuk mengoperasikan pusat panggilan cryptocurrency palsu untuk menipu dana, laporan mengatakan Sabtu.

Polisi melakukan penggerebekan setelah dua pekerja, yang ditahan paksa oleh geng untuk bekerja bagi mereka, melarikan diri dari kompleks vila mewah di dua distrik pada 5 Maret dan pergi ke kantor polisi terdekat untuk mencari bantuan.

Hongwu Z. (29), dan Kang W. (28), mengatakan kepada polisi bahwa mereka datang ke Turki setelah melihat lowongan pekerjaan di sektor keuangan. Mereka mencatat bahwa setelah memulai pekerjaan mereka, mereka terpaksa menjual cryptocurrency palsu untuk menipu uang dari orang-orang di Tiongkok.

Sekitar 101 warga negara asing yang datang ke Turki dengan visa turis dan paspornya disita oleh geng, dipaksa bekerja untuk mereka, menurut penyelidikan.

Para tawanan itu termasuk insinyur komputer dan pakar teknologi lainnya, kata laporan itu.

Sekitar 30 regu polisi dan 100 petugas polisi berpartisipasi dalam penggerebekan itu, di mana 18 tersangka anggota geng ditahan. Enam dari tersangka yang ditahan ditangkap oleh pengadilan.

Orang-orang yang ditawan di vila termasuk empat warga negara Kazakhstan, dua warga Turkmenistan dan 95 warga negara China, Anadolu Agency melaporkan. Warga negara asing dikirim ke pusat repatriasi direktorat imigrasi setempat setelah prosedur, tambah laporan itu.

Dalam penggerebekan mereka, polisi menyita TL 1.635.425, 23.792 yuan, 4.020 peso Filipina, $ 238, 50 euro, 123 paspor, 32 kartu identitas, izin tinggal, SIM, 712 ponsel, 64 komputer desktop dan 48 laptop, kartu bank dan lainnya. peralatan yang digunakan oleh geng. – Daily Sabah.

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement