Untitled Post

 Pernahkah kita mengajukan pertanyaan kepada diri kita masing-masing, Dimanakah kita sebelum dilahirkan? Apa dan bagaimana kita selama di alam kandungan yang gulita itu? Bagaimanakah proses perjalanan yang melelahkan itu sehingga kita sampai ke dunia ini? Lantas apa tujuan kita hidup di dunia? Apa yang terjadi dengan umur kita yang semakin bertambah dan kian hari usia kita semakin berkurang? Setelah tutup usia, kemanakah kaki kita melangkah? Sekilas pertanyaan-pertanyaan tersebut terlihat biasa, namun pada hakikatnya sungguh luar biasa. Sebab semua pertanyaan tersebut menyangkut proses perjalanan manusia, dari alam roh hingga alam yang kekal nan abadi yakni akhirat. Saat ini kita berada di alam Dunia, namun pernahkah kita sejenak merenungkan ini? 

Berikut kami ingin mencoba menyebutkan 5 macam alam yang akan kita lalui dalam proses kehidupan manusia, yang semoga sedikit penjelasan ini akan membuat kita muhasabah (evaluasi diri) yang insyaallah semakin mendekatkan kita pada sang Khaliq. Adapun 5 macam Alam itu, yaitu:

1. Alam ROH

Manusia terdiri dari 2 kepribadian, yaitu pribadi spirit/roh dan pribadi duniawi/jasad, oleh karena itu secara teoritis dia bisa hidup dalam dua alam, yaitu alam roh dan alam duniawi. Pada awalnya sebelum kita terlahir di Dunia yang penuh dengan kisah, cerita susah atau senang dimana dunia penuh dengan hiasan, godaan dan ujian bagi setiap manusia.

2. Alam RAHIM

Alam rahim adalah masa perpindahan sejak pertama dalam tulang sulbi para ayah dan rahim para ibu sebelum dilahirkan dimana masa kehidupan manusia sejak dalam tulang sulbi ayah dan rahim ibu sebelum dilahirkan. Ketika Allah SWT menciptakan Adam a.s. Dia menyimpankan zurriyat di tulang punggungnya yaitu kaum “ahli kanan” (ahlulyamin) dan kaum ahli kiri (ahlul-syimal). Allah SWT pernah mengeluarkan semua zurriyat ini dari tulang punggung Adam a.s. pada hari mitsaaq (hari pengambilan janji manusia untuk mengakui keesaan dan ketuhanan Allah SWT di Na’man, sebuah lembah yang dekat padang Arafah). Mengenai hal ini Allah swt berfirman dalam surah al-A’raf ayat 172:

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Benar (Engkau adalah Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (anak-anak Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”.

Dalam surah Al-Mursalaat, juz keduapuluh sembilan, ayat 20 hingga 23 Allah Ta’ala berfirman.

Yang bermaksud: Bukankah kami telah menciptakan kamu dari air (benih) yang sedikit (hina) dipandang orang. Lalu Kami jadikan air (benih) itu pada tempat penetapan yang kukuh (rahim ibu). Serta Kami tentukan keadaanya, maka Kamilah sebaik-baik yang berkuasa menentukan dan melakukan tiap-tiap sesuatu.

Dalam surah Al-Mu’minun, juz kelapan belas ayat 12, 13 & 14, Allah Ta’ala berfirman.

Yang bermaksud : Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari pati yang berasal dari tanah. (Pati yang berasal dari tanah, ialah pati makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tanaman yang tumbuh di bumi).Kemudian Kami jadikan pati itu setitis air benih (air mani), pada tempat penetapan yang kukuh. Kemudian Kami ciptakan air benih itu menjadi sebuku darah beku lalu Kami ciptakan darah beku itu menjadi seketul daging, kemudian Kami ciptakan daging itu menjadi beberapa ketul daging, kemudian Kami ciptakan daging itu menjadi beberapa tulang, kemudian Kami balut tulang-tulang itu dengan daging. Setelah sempurna kejadian itu Kami bentuk ia menjadi makhluk yang lain sifat keadaannya (keadaannya yang asal serta ditiupkan roh padanya). Maka nyatalah kelebihan dan ketinggian Allah sebaik baik Pencipta.

Dalam surah Al-‘Imran, juz ketiga ayat 6, Allah Ta’ala berfirman.

Yang bermaksud: Dialah yang membentuk rupa kamu dalam rahim (ibu kamu) sebagaimana yang dikehendakiNya. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.

3. Alam Dunia

Alam Dunia adalah Masa kehidupan di dunia sejak dilahirkan dan diwafatkan oleh Allah SWT, dimana proses perpindahan dari Alam Rahim ke Alam Dunia bukanlah hal yang gampang. Selama sembilan bulan di alam rahim itu, janin tumbuh dan membentuk diri sehingga menjadi bentuk yang sempurna. Dengan izin Allah SWT kita terlahir ke dunia ini dengan perjuangan ibu yang melahirkan kita antara hidup dan mati. Al-Quran menyebut perjuangan itu dengan istilah “wahnan ‘ala wahnin” (kelemahan di atas kelemahan), saking sakitnya proses melahirkan itu. Hanya karena izin Allah SWT kita bisa selamat terlahir ke dunia hingga hidup seperti sekarang ini.

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari (sari) tanah. Kemudian Kami jadikan (sari tanah) itu air mani yang tersimpan dalam tempat yang kukuh (rahim). Lalu Kami jadikan air mani itu segumpal darah, lalu gumpalan darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan Kami jadikan gumpalan daging itu tulang belulang, lalu Kami lapisi tulang belulang itu dengan daging. Kemudian Kami bentuk ia jadi mahluk yang lain. Maha Suci Allah, sebaik-baik Pencipta.” (QS: Al-Mu’minun: 12-14.)

Di alam dunia ini kita juga melalui proses pertumbuhan dari tahun ke tahun. Ibnu Jauzi telah membagikan umur manusia pada lima masa:

1. Masa kanak-kanak; dari sejak dilahirkan hingga mencapai umur lima belas tahun.

2. Masa muda; dari umur limabelas tahun hingga umur tigapuluh lima tahun.

3. Masa dewasa; dari umur tigapuluh lima tahun hingga umur limapuluh tahun.

4. Masa tua; dari umur limapuluh tahun hingga umur tujuh puluh tahun.

5. Masa usia lanjut; dari umur tujuhpuluh tahun hingga akhir umur yang ditentukan oleh Allah SWT.

Pada tahap masa kanak-kanak berlaku masa keringanan dari Allah SWT yaitu belum adanya taklif (beban kewajiban) untuk mengerjakan solat dan puasa ataupun ibadah lainnya. Orang-orang yang sudah baligh atau sudah dewasa diwajibkan menyuruh mereka mengerjakannya karena kebaikan dan amal soleh dari anak yang belum baligh selain menjadi amal kebaikannya juga akan menjadi catatan pahala bagi ibu-bapanya selama kedua orang tuanya memperhatikan pendidikan dan pengasuhannya. Jika anak telah mencapai masa baligh dan telah sempurna akalnya maka ia telah menjadi mukallaf. Saat itulah segala kewajiban agama telah berlaku atas dirinya.

Pada tahap masa muda terjadi banyak perubahan baik fisik maupun non-fisik. Pada masa ini akan dipenuhi dengan semangat dan kekuatan serta memuncaknya vitalitas. Masa muda ini merupakan kesempatan untuk memperbanyak amal dan serta kebaikan. Namun kecenderungan yang terjadi adalah sebagian besar memanfaatkannya untuk pemuasan nafsu keduniaan. Dalam hal ini Rasullullah saw telah mengingatkan: “Rebutlah lima perkara sebelum terjadi lima perkara: Masa mudamu sebelum tiba masa tuamu, masa sehatmu sebelum tiba masa sakitmu, masa lapangmu sebelum tiba masa sibukmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu dan masa hidupmu sebelum tiba masa ajalmu.” (HR. Al-Hakim, Baihaqi, Ibnu Abi’ddunia, Ibnul-Mubarrak). “Takkan bergeser kedua kaki manusia pada hari kiamat sampai selesai ditanya tentang empat perkara:

1. Tentangnya, untuk apa dihabiskan

2. Tentang masa mudanya, untuk apa dipergunakan

3. Tentang hartanya, dari mana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan.

4. Tentang ilmunya, apa yang sudah diperbuat dengannya. (HR. Tirmidzi).

4. Alam Barzakh/Kubur

Alam kubur disebut juga dengan alam Barzakh. Ketika manusia meninggal, mereka akan menempati alam ini sampai hari kiamat tiba. Alam barzah adalah suatu dunia lain yang dimasuki seseorang setelah meninggal dunia untuk menunggu datangnya kebangkitan kembali pada hari kiamat. Pada alam kubur akan datang malaikat mungkar dan nakir untuk memberikan pertanyaan seputar keimanan dan amal perbuatan kita. Jika kita beriman dan termasuk orang baik, maka di dalam kubur akan mendapatkan nikmat kubur yang sangat menyenangkan daripada nikmat duniawi, sedangkan sebaliknya bagi orang yang tidak beriman kepada Allah SWT, siksa kubur praneraka yang pedih sudah menanti di depan mata.

Alam Barzah adalah kurun waktu (periode) di antara saat kematian manusia di dunia ini dengan saat pembangkitan (dihidupkannya kembali) manusia di Hari Pembalasan. Kita tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam periode ini. Namun demikian, kita dapat menyimak dari berbagai ayat didalam kitab suci Al-Qur-an dan Hadits Nabi Muhammad SAW mengenai periode ini. Sebagai contoh, Allah SWT berfirman dalam Surat Al-An’aam Ayat 93

“Jika saja kamu dapat melihat betapa dahsyatnya saat orang-orang zalim didalam sakaratul maut, Para malaikat memukul dengan tangan mereka (seraya berkata), “Keluarkanlah nyawamu! Di hari ini kamu akan dibalas dengan siksa yang menghinakan; karena perkataan-perkataanmu yang selama ini kamu ucapkan perihal Allah yang tidak benar, dan kamu selalu sombong terhadap petunjuk (ayat-ayat)-Nya.”

Jelaslah dari ayat ini bahwa manusia bisa mendapatkan hukuman diwaktu kematian mereka. Dan dalam sebuah hadits Asma bin Abu Bakar RA meriwayatkan bahwa pada suatu hari Nabi Muhammad SAW menasehati umat dan menjelaskan perihal siksa kubur. Ketika beliau menjelaskan hal ini, semua orang beriman mulai menangis dengan kerasnya, sehingga terciptalah suasana seperti berbaurnya beraneka-ragam ratap-tangis. Bahwasanya Utsman bin Affan ra. menangis ketika berdiri di atas kubur. Seseorang bertanya padanya, “Mengapa Anda menangis karena kubur?

Ketika menerangkan mengenai surga dan neraka Anda tidak menangis.” Jawabnya, “Rasulullah saw bersabda: Kubur adalah tempat awal bagi akhirat. Jika seseorang selamat dalam kubur maka harapan baik baginya. Karena sesudah itu ringan baginya. Tetapi jika seseorang celaka dalam kubur maka pertanda buruk. Karena sesudah itu sangat berat baginya.”

Bagaimana Keadaan Penghuni Kubur Ahli Surga? 

1. Di datangngi malaikat Mungkar dan Nakir dengan wujud yang indah lagi rupawan yang tidak pernah di lihat manusia dan jin selama hidupnya di dunia.

2. Menjawab pertanyaan Mungkar dan Nakir dengan lancar dan mantap tanpa ada ketakutan dan keraguan. Pertanyaan kedua malaikat yang di ajukan pada si mayit antara lain :

“Man Robbuka” = Siapa Tuhanmu ?

“Wamadiy Nuwka” = Apa Agamamu ?

“Waman Nabi Yuuka”= Siapa Nabimu ?

“Madza taqulu Fiihadarrajuli alladzi Buisa fiykum” = Apa yang engkau katakan tentang Seorang Laki-laki ini ,yang di Utus kepadamu?

“Mailmuka” = Apa Pengertianmu ?

“Wakiblat Tuuka”= Dimana Kiblatmu ?

(yang semua pertanyaan itu tidak bisa di jawab berdasarkan akal ketika manusia hidup di dunia, tapi pertanyaan itu bisa di jawab berdasarkan kapasitas amal baik / buruknya perbuatan manusia dan jin ketika hidup di dunia)

3. Di bukakan pintu Surga dan ditunjukkan tempatnya si mayit setelah kiamat nanti

4. Keluar bau harum dari wewangian surga, sehingga bau harumnya memenuhi

alam barzah tempat ruh si mayit berada, di hamparkanya sutra dan di tumbuhkanya bunga-bunga yang dan indah dari surga,

5. Kuburnya di luaskan sampai 70 hasta (1 hasta=1/2 meter)

6. Di berinya penerang di kuburnya seperti terangnya matahari.

7. Di bukanya penglihatan bagi si mayit mengenai keadaan keluarga, saudara-saudara dan sahabat-sahabatnya yang masih hidup di dunia.

8. Di datangi amal perbuatan baiknya ketika di dunia dari amalan wajib hingga sunahnya yang di wujudkan mahluk yang indah dan rupawan yang tidak pernah di lihat manusia dan jin ketika hidup di dunia. Yang mereka menemani si mayit sampai kiamat tiba dengan menentramkan hatinya, menceritakan keindahan-keindahan surga dan kekuasaan Allah SWT kepada simayit.

9. Di berikannya keleluasaan ziarah kubur bagi si mayit, sehingga si mayit bisa mendatangi ataupun menjenguk saudaranya dan teman-temannya yang di kuburkan di tempat lain

(mereka bisa saling bertemu walaupun kubur mereka terlampau jauh jaraknya, asalkan keduanya termasuk ahli surga jika salah satunya adalah ahli neraka maka tidak bisa di temui dan tidak ada kabar sedikitpun mengenai si ahli neraka kepada si ahli surga)

10. Di datangngi malaikat – malaikat setiap harinya yang menyampaikan amalan dari ilmu yang bermanfaat, sodaqoh jariah, anak soleh dan doa-doa dari keluarga dan teman semasa hidupnya sebagai tambahan amal bagi si mayit ahli surga.

KEADAAN PENGHUNI KUBUR AHLI NERAKA

1. Di datangngi malaikat Munkar dan Nakir dengan wujud yang sangat mengerikan dan menakutkan lagi hitam yang tidak pernah di lihat manusia dan jin selama hidupnya di dunia. Pandangan Matanya bagaikan Kilat, Suaranya seperti Guntur yang menyambar, Mereka membawa Pemukul Gada untuk menyiksa Ahli Neraka di Alam Kubur bahkan di gambarkan seolah Mereka mampu merobek Bumi dengan Kuku-Kuku di Jarinya.

Rasulullah bersabda : Tongkat Pemukul itu memiliki bobot yang sangat berat seandainya seluruh Manusia dan Jin bersatu untuk mengangkatnya niscaya mereka tidak akan sanggup untuk mengangkatnya (HR.Thabarani)

Rasulullah bersabda : Jika Gunung-gunung di pukul dengan gada itu,niscaya akan hancur menjadi Tanah (HR.Thabarani)

2. Menjawab pertanyaan Mungkar dan Nakir dengan penuh ketakutan dan keraguan. Pertanyaan kedua malaikat yang di ajukan pada si mayit di jawabnya dengan jawaban yang melenceng jauh dari kebenaran sesuai besarnya amalan buruk yang dilakukannya di dunia.

3. Di bukakan pintu Neraka dan ditunjukkan tempatnya si mayit setelah kiamat nanti

4. Keluar bau busuk dari bangkai dan kotoran yang sangat menyakitkan dari neraka, sehingga bau busuknya memenuhi alam barzah tempat ruh si mayit berada, di keluarkanya kalajengking dan ular-ular dari neraka untuk menyiksa si mayit,

5. Kuburnya di sempitka sampai tulang rusuk si mayit saling silang.

6. Tidak ada penerang bagi si mayit di dalam kuburnya dan di tambahkannya kegelapan bagi kubur si mayit.

7. Tidak di berikannya ziarah kubur bagi si mayit, sehingga si mayit tidak bisa mendatangi ataupun menjenguk saudaranya dan teman-temannya yang di kuburkan di tempat lain

8. Tidak di bukanya penglihatan bagi si mayit mengenai keadaan keluarga, saudara-saudara dan sahabat-sahabatnya yang masih hidup di dunia.

9. Di datangi amal perbuatan buruknya ketika di dunia dari amalan wajib hingga sunahnya yang ia tinggalkan ataupun yang rusak tidak sempurna, di wujudkan mahluk yang sangat buruk dan mengerikan serta berbau busuk yang tidak pernah di lihat manusia dan jin ketika hidup di dunia. Yang mereka menemani si mayit sampai kiamat tiba dengan menakut-nakuti si mayit, dengan menceritakan siksa-siksa neraka, tempat dan keadaannya di neraka dan murka Allah SWT kepada simayit.

10. Malaikat mungkar dan Nakir memukuli si mayit dengan gada tanpa henti di setiap harinya siang maupun malamnya sampai hari kiamat tiba.

(setiap kali di pukul dan hancur maka di pulihkan kembali jasadnya)

11. Di datangngi malaikat – malaikat setiap harinya yang menyampaikan amalan dari ilmu yang bermanfaat, sodaqoh jariah, anak soleh dan doa-doa dari keluarga dan teman semasa hidupnya sebagai penerang kubur dan di ringankannya siksa kubur bagi si mayit.

12. Jeritannya ahli neraka di kubur tidak didengar dan keadaannya tidak dilihat oleh manusia dan jin, kecuali oleh mahluk Allah SWT lainnya dan hewan-hewan di bumi

13. Jenis Siksa kubur dari hadis-hadis Rasulullah dan para sahabat :

a. Posisi badan si mayit di rubah membelakangngi Kiblat.

b. Wajah ahli neraka di kubur yang di serupakan Babi dan Anjing.

c. Tulang-belulang di kubur yang menggerombol jadi satu di bagian tengah kubur, di karenakan siksaan himpitan bumi

d. Perutnya menggelembung, keluar pula ulat dan kalajengking yang terlalu banyak dari perutnya dan memakan daging si mayit.

e. Jasad yang di tukar menjadi batu bulat yang hitam warnanya

f. mayat yang kukunya amat panjang, hingga membelit-belit seluruh tubuhnya dan keluar segala isi dari tubuh badannya.

g. Api yang membakar sekujur tubuh si mayit ahli neraka sampai hangus. Dan terus berulang.

h. mayat yang tenggelam lahadnya yang dipenuhi air hitam yang amat busuk baunya

i. Ular tinnin, Azab di dalam kuburnya berupa siksa 99 tinin. Yaitu sembilan puluh sembilan ular. Sedangkan setiap ular itu memiliki tujuh kepala yang setiap kepala itu mencakar, menggigit, menyembur hingga tubuh si mayit menjadi bengkak. Azab itu berlangsung sampai hari kiamat.

j. Mayat ahli neraka di dalam kubur yang di gantung kemudian di masukkan kedalam tungku-tungku yang berisi api neraka yang berkobar dengan hebatnya.

k. Kalajengking-kalajengking sebesar keledai yang mencepit kapala si mayit dengan supitnya dan sebagian menjepit kakinya sehingga kalajengking-kalajengking itu menarik badan simayit sampai putus.

l. Ada 70 Ekor Ular Naga di dalam kubur, mereka Menyiksa ahli neraka dengan mencabik-cabik Daging dan meremukkan Tulang-Tulang Orang-Orang yang di azab di kuburnya tersebut, Jika seandainya salah satu dari mereka di keluarkan dari Alam Barzah serta mengenduskan nafasnya kearah Bumi maka semua Pohon dan Tumbuhan akan hancur

m. Ular Syaja, yaitu ular yang Menyiksa ahli neraka di kubur. Ular itu akan terus menggigit jemarinya Orang yang diAzab diKuburnya tersebut meskipun dosanya akan diAmpuni.

n. Di datanggi ular-ular hitam sebesar leher unta yang menyabit-nyabit dagingnya sampai hanya tinggal tulang belulang.

5.Alam AKHIRAT

Alam akhirat adalah Masa kehidupan di alam yang kekal dalam kenikmatan syurga atau dalam kepedihan neraka. Seseorang tidak mungkin memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai persoalan-persoalan yang belum ia alami atau belum mengetahuinya secara hudhuri, atau belum ia sentuh dengan indranya. Berangkat dari kenyataan ini, kita tidak dapat meyakini hakikat alam akhirat dan keadaan-keadaannya secara detail dan sempurna, kita juga tidak dapat menyingkap hakikat-hakikatnya. Meski begitu, kita bisa mengetahui sifat-sifat akhirat melalui akal atau wahyu. Adapun sarana untuk mengetahui sifat-sifat tersebut kita dapat mengenalnya melalui ciri-ciri dari alam akhirat, yaitu :

1. Alam akhirat bersifat kekal dan abadi

2. Alam akhirat merupakan wadah yang pasti untuk terealisasinya kenikmatan dan kasih sayang yang seutuhnya, tanpa ada kesusahan dan kelelahan di dalamnya, sehingga orang-orang yang telah mencapai tingkat kesempurnaan insaninya dapat menikmati kebahagiaan itu. Alam tersebut tidak dicemari oleh maksiat dan penyelewengan apapun. Berbeda dengan dunia yang di dalamnya kebahagiaan yang seutuhnya tidak mungkin terwujud. Yang hanya terwujd di dunia adalah kebahagiaan semu dan bercampur dengan berbagai kesulitan dan kesengsaraan.

3. Alam akhirat setidaknya meliputi dua bagian yang terpisah, yang pertama adalah rahmat, dan yang kedua adalah siksa, sehingga dapat dibedakan orang-orang yang baik dari orang-orang yang jahat, dan masing-masing mendapatkan balasan perbuatannya.Kedua bagian ini biasa dikenal dalam syariat dengan istilah surga dan neraka.

4. Alam akhirat itu luas sehingga bisa menampung pahala dan siksa bagi seluruh umat manusia atas segala apa yang mereka lakukan, berupa amal baik dan amal buruk. Misalnya, ketika seseorang melakukan pembunuhan atas jutaan manusia yang tidak bersalah, hukuman siksa terhadapnya semestinya bisa terjadi di alam itu. Begitu pula sebaliknya, jika seseorang menyelamatkan nyawa jutaan umat manusia, ia dapat menerima pahala setimpal yang terdapat di alam tersebut.

5. Alam akhirat itu merupakan tempat pembalasan, bukan tempat pembebanan tugas dan tanggung jawab.

Tanda Tanda Hari Kiamat :

>>Kiamat Kecil<<

1. Diutusnya Rasulullah saw

Hadis riwayat Sahal bin Saad ra., ia berkata:

Aku mendengar Nabi saw. bersabda sambil memberikan isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah: Waktu aku diutus (menjadi rasul) dan waktu hari kiamat adalah seperti ini (mengisyaratkan dekatnya waktu kiamat). (Shahih Muslim No.5244)

Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata:

Rasulullah saw. bersabda: Waktu aku diutus (menjadi rasul) dan waktu hari kiamat adalah seperti jarak antara kedua jari ini. (Shahih Muslim No.5245)

Jabir r.a. berkata, ”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, ‘(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.’ Beliau melanjutkan, ‘Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.’ Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)

2. Disia-siakannya Amanat

Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.” Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR Bukhari)

3. Penggembala Menjadi Kaya

Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, “Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.” (HR Muslim)

Saat ini orang berlomba-lomba membangun gedung tinggi. Saat ini Dubai bahkan membangun gedung Burj Khalifa / Burj Dubai yang tingginya mencapai 828 meter meski untuk itu mereka mengalami kesulitan keuangan.

4. Sungai Efrat Berubah Menjadi Emas

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:

Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum sungai Euphrat menyingkap gunung emas, sehingga manusia saling membunuh (berperang) untuk mendapatkannya. Lalu terbunuhlah dari setiap seratus orang sebanyak sembilan puluh sembilan dan setiap orang dari mereka berkata: Semoga akulah orang yang selamat. (Shahih Muslim No.5152)

5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam

”Ada enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).

>>Kiamat Besar<<

• Asap akan memenuhi timur danbarat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkenaasap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafirpula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telingadan dubur mereka.

• Dajjal maksudnya ialah bahayabesar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai harikiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa.Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara keduamatanya tertulis perkataan ‘Ini adalah orang kafir’.

• Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, iaakan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akanmembawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S. Apabila binatang ini memukulkantongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orangitu ‘Ini adalah orang yang beriman’. Apabila tongkat itu dipukul ke dahiorang yang kafir, maka akan tertulislah ‘Ini adalah orang kafir’.

• Turunnya Nabi Isa. A.S di negeriSyam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.Sakan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.

• Yakjuj dan Makjuj pula akankeluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satulagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiahdiminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.

6. Alam Setelah Hari Akhir

1. Yaumul Barzah, adalah hari penantian seluruh umat manusia yang telah meninggal. Yaitu nanti masa dibangkitkan manusia dari alam kubur untuk menhadap kepada Allah guna mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatan ketika di dunia.

2. Yaumul Ba’as, adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur.

3. Yaumul Mahsyar, adalah hari dikumpulkannya manusia setelah dibangkitkan dari alam kubur, untuk menunggu pengadilan dari Allah SWT.

4.Yaumul Hisab, adalah hari perhitungan amal perbuatan manusia selama selama hidup di dunia.

5.Yaumul Mizan, adalah penimbangan amal perbuatan manusia setelah diperhitungkan baik buruknya selama hidup di dunia.

6. Sirat, adalah jalur atau jalan penentu dari masing-masing manusia stelah dihisab dan ditimbang amal baik buruknya. Pada tahap ini manuisa akan ditentukan msuk neraka atau masuk surga . Hal ini tergantung amal baik dan amal buruk.

7. Syafaat, adalah pertolongan yang diperoleh umat manusia yang beriman, Islam dan ihsan. Pertolongan tersebut berasal dari amal perbuatan yang baik ketika di dunia. Bagi orang beriman dan beramal saleh kelak pada hari Kiamat akan mendapat syafaat berupa kemudahan dan keringanan dari berbagai kesulitan yang dihadapi.

8.Surga dan Neraka, adalah tempat terakhir pembalasan manusia. Bagi yang beramal baik akan masuk surga dan sebaliknya orang yang beramal buruk akan masuk neraka.

Nama-Nama Lain Hari Kiamat

1. Yaumul Akhir atau hari akhir, maksudnya adalah hari yang paling akhir dalam kehidupan manusia. Setelah peristiwa kiamat ini tidak akan dijumpai hari-hari lain kecuali hari akhir. Segala peristiwa dan kejadiannya sudah tidak sama dengan alam di dunia.

2. Yaumul kiamat atau hari kiamat, maksudnya hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya pada waktu hidup di dunia.

3. Yaumul hisab atau hari perhitungan, maksudnya segala amal perbuatan manusia akan dihitung, sebesar apapun perbuatan tersebut baik perbuatan yang buruk maupun perbuatan yang baik. Perhitungan ini tidak akan mengalami kesalahan. Amal perbuatan manusia akan diperhatikan dan dimintai pertanggungjawabannya.

4. Yaumul jaza’ atau hari pembalasan amal, maksudnya manusia yang melakukan amal kebaikan akan mendapat balasan surga, sedang manuisa yang melakukan amal perbuatan yang buruk atau dosa akan mendapat balasan neraka.

5. Yaumul fasli atau hari keputusan, maksudnya setiap manuisa di hari akhir nanti akan mendapatkan keputusan terakhir tentang nasibnya. Hal ini sesuai dengan amal perbuatannya pada waktu di dunia.

6. Yaumul taqabun atau hari kerugian, maksudnya pada hari kiamat nanti, dengan segala keputusan dan kepastian yang diperoleh dari Allah, semuanya akan mengalami kerugian, terutama bagi mereka yang tidak memperbanyak amal kebaikan dan saleh pada waktu di dunia.

7. Yaumul hasyr atau hari penyesalan, maksudnya setiap manusia akan menyesal dengan segala amal perbuatannya. Bagi mereka yang tidak berbuat baik akan menyesal mengapa ketika hidup di dunia tidak patuh kepada Allah. Sedang mereka yang berbuat baik akan menyesal mengapa tidak memperbanyak amal saleh.

8. Yaumul waid atau hari ancaman, maksudnya pada hari kiamat nanti manusia yang berbuat buruk di dunia akan mendapat siksaan dari Allah SWT.

9. Yaumud hid atau hari pertanggungjawaban agama, maksudnya pada hari kiamat nanti setiap manusia akan mempertanggungjawabkankebenaran agama yang dianutnya.

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement