Jangan Berdua Bersama Wanita Non Mahram!

Fikroh.com – Setan senantiasa melakukan berbagai cara untuk menggoda manusia agar terumuskan ke dalam perbuatan haram dan menjadi teman setan di neraka kelak.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ وَمَن يَتَّبِعۡ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأۡمُرُ بِٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِۚ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar…” (QS. An-Nur: 21).

Setan menggoda melalui pembuluh darah manusia dan salah satu usaha setan untuk menjerumuskan manusia agar melakukan segala perbuatan yang tidak senonoh yaitu dengan menuntun manusia untuk berduaan dengan wanita yang bukan mahram (khalwat). Islam dengan tegas melarang perbuatan ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Tiada laki-laki berdua dengan perempuan yang bukan mahram, yang ketiga adalah setan.” (HR. Tirmidzi, 3/474; lihat juga Mishkaat Al-Masabih, 3118)

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Tidak diizinkan seorang laki-laki memasuki rumah seorang perempuan tanpa suami di rumahnya kecuali ada laki-laki lain atau dua orang dengannya.” (HR. Muslim, 4/1711)

Tidak diperbolehkan seorang laki-laki sendirian di rumah, kamar atau mobil dengan seorang wanita yang bukan mahram, termasuk ipar perempuan atau pembantu.  Begitu juga dengan seorang pasien perempuan yang seharusnya tidak sendirian dengan seorang dokter laki-laki dan lain sebagainya.

Banyak orang yang tidak mempedulikan masalah ini. Oleh karena itu, dewasa ini banyak orang yang melakukan perbuatan tidak senonoh dan marak terjadinya kelahiran anak di luar nikah.

Larangan Memandang Wanita Non Mahram

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur: 30).

Laki-laki dilarang melihat dengan nafsu pada seorang laki-laki yang telanjang atau wajah yang tampan. Laki-laki dilarang melihat dilarang melihat aurat laki-laki dan wanita dilarang melihat aurat wanita lain. Jika dilarang untuk melihatnya, berarti dilarang juga untuk menyentuhnya, meskipun melalui kain.

Salah satu cara setan merayu manusia yaitu dengan membuat mereka berpikir bahwa tidak salah melihat gambar-gambar dalam majalah atau menonton film, karena apa yang dilihat itu tidak nyata meskipun gambar-gambar tersebut menyebabkan kerusakan moral dengan membangkitkan nafsu.

DAFTAR PUSTAKA

Muhammad Shalih Al-Munajjid. 2004. Larangan Allah yang Sering Dilanggar. Terjemahan Wali Atmamudin. Jakarta. Cakrawala Publishing.

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement