Innalillahi, Syaikh Muhammad ‘Ali Ash-Shabuni Wafat

Innalillahi, Syaikh Muhammad 'Ali AshShabuni Wafat

Fikroh.comInnalillahi, kabar duka datang dari tanah Syam. Telah wafat seorang ulama besar dunia dari negeri Syam, Asy-Syaikh Muhammad ‘Ali AshShabuni, Di hari Jum’at 6 Sya’ban 1442 H bertepatan 19/3.

Kabar wafatnya disampaikan oleh banyak tokoh melalui akun Twitter, seperti DR Abdallah Maruf dan yang lainnya.

Beliau adalah seorang mufassir yang karyanya banyak menjadi rujukan di lembaga pendidikan islam. Salah satu karangan beliau yang paling masyhur adalah kitab Shafwatut Tafasir. Selain dikenal karena keilmuannya yang sangat mendalam beliau juga adalah sosok yang lantang menentang kesewenangan rezim asad.

Sekilas Tentang Syaikh Ash-Shabuniy

Beliau adalah Prof Dr Syaikh Muhammad Ali ash-Shabuni, mufassir kenamaan dari Makkah Mukarramah. Pribadi yang telah dinobatkan sebagai Tokoh Muslim Dunia 2007 versi DIQA. Pakar tafsir yang terkenal dengan kedalaman ilmu serta sifat wara-nya. Lahir dengan nama Muhammad Ali bin Ali bin Jamil ash-Shabuni, bertempat di Madinah pada tahun 1347 H/1930 M. Meski usianya telah melewati 83 kalender tahunan, namun semangatnya luar biasa.

Dibesarkan di tengah-tengah keluarga yang sangat religi. Ayahnya, Syekh Jamil, merupakan salah seorang ulama senior di Aleppo. Syaikh Ali kecil memperoleh pendidikan dasar dan formal mengenai bahasa Arab, ilmu waris, dan ilmu-ilmu agama di bawah bimbingan orang tua. Di usianya yang masih belia, Syaikh Ali Ash-Shabuni sudah dapat menghafal al-Quran, sehingga tidak jarang ulama di tempatnya belajar sangat menyukai kepribadiannya.

Diantara gurunya yang mulia adalah Syaikh Jamil ash-Shabuni (Ayahanda), Syaikh Muhammad Najib Sirajuddin, Syaikh Ahmad al-Shama, Syaikh Muhammad Said al-Idlibi, Syekh Muhammad Raghib al-Tabbakh, dan Syekh Muhammad Najib Khayatah.

Aktif pada Pendidikan dan Organisasi

Selain belajar kepada sang Ayah, Syaikh Ali ash-Shabuni sering mengikuti pengajian ulama lainnya yang diselenggarakan di berbagai masjid. Setelah menamatkan pendidikan dasar, melanjutkan pendidikan formalnya di sekolah milik pemerintah, Madrasah al-Tijariyyah. Di sini, hanya dalam satu tahun.

Kemudian, meneruskan pendidikan di sekolah khusus syariah, Khasrawiyya, yang berada di Aleppo. Saat bersekolah di Khasrawiyya, tidak hanya mempelajari bidang ilmu-ilmu Islam, tetapi juga mata pelajaran umum. Berhasil menyelesaikan pendidikan di Khasrawiyya dan lulus tahun 1949.

Atas beasiswa dari Departemen Wakaf Suriah, melanjutkan pendidikannya di Universitas Al-Azhar, Mesir, hingga selesai strata satu dari Fakultas Syariah pada tahun 1952. Dua tahun berikutnya, di universitas yang sama, ia memperoleh gelar magister pada konsentrasi peradilan Syariah (Qudha asy-Syariyyah). Studinya di Mesir merupakan beasiswa dari Departemen Wakaf Suria.

Usai dari Mesir, Syaikh Ali ash-Shabuni kembali ke kota kelahirannya, mengajar di berbagai sekolah menengah atas yang ada di Aleppo. Pekerjaan sebagai guru sekolah menengah atas ini ia lakoni selama delapan tahun, dari tahun 1955 hingga 1962. Setelah itu, ia mendapatkan tawaran untuk mengajar di Fakultas Syariah Universitas Umm al-Qura dan Fakultas Ilmu Pendidikan Islam Universitas King Abdul Aziz. Kedua universitas ini berada di Kota Makkah.

Beliau menghabiskan waktu dengan kesibukannya mengajar di dua perguruan tinggi ini selama 28 tahun. Karena prestasi akademik dan kemampuannya dalam menulis, saat menjadi dosen di Universitas Umm al-Qura, Syaikh ali al-Shabuni pernah menyandang jabatan ketua Fakultas Syariah. Beliau juga dipercaya untuk mengepalai Pusat Kajian Akademik dan Pelestarian Warisan Islam. Hingga kini, tercatat sebagai guru besar Ilmu Tafsir pada Fakultas Ilmu Pendidikan Islam Universitas King Abdul Aziz.

Disamping sibuk pada bidang pendidikan, Syaikh Ali ash-Shabuni juga aktif dalam organisasi Liga Muslim Dunia. Saat di Liga Muslim Dunia, beliau menjabat sebagai penasihat pada Dewan Riset Kajian Ilmiah mengenai Al-Qur’an dan Sunnah dalam beberapa tahun. Dan kini, juga dipercaya menjadi Ketua Persatuan Ulama Syiria. Baca Biografi Syaikh Ali As-Sobuni Lebih Lengkap Di Sini

Rahimahullah wa askanahu fi jinanih.

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement