Info Untuk Gerhana Bulan Total Mei 2021 dan Amalan Yang Dianjurkan

Kenyataan alam berupa gerhana bulan keseluruhan lagi akan berlangsung di semua wilayah Indonesia. Menyikapi kenyataan ini, seorang muslim hendaknya segudang mengambil i’tibar dan juga sibuk beramal sholeh.

Berasal dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘Anha, Nabi shallallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak berjalan dikarenakan kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika memirsa hal itu maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (Hr. Bukhari no. 1044).

Gerhana bulan diprediksi jatuh pada hari Rabu, 26 Mei 2021 (Malam Kamis)/ 14~15 Syawwal 1442 H
Gerhana kali ini akan berlangsung Gerhana Bulan Keseluruhan mampu diamati di semua wilayah
Pada 16:44:57 Wib: Masuk Fase Umbra 1 (U1).

Mulai Mempersiapkan Takbir dengan Syari’At Mengumandangkan Gema Takbir Gerhana (Dikarenakan bayangan inti mulai masuk: Awal Umbra).

Pada pukul: 18:11:25 WIB : Masuk Fase Umbra 2 (U2).

Sehabis Maghrib Melanjutkan Gema Takbir Gerhana dan Bisa Memulai Salat Gerhana (Khusyufilqamar) berjama’ah untuk wilayah masing-masing dan sekitarnya secara serentak (Sebab Bulan akan mengalami kegelapan di dalam situasi tertutup keseluruhan berwarna merah).

Pada pukul 18:25:56 Wib: Masuk Fase Umbra 3 (U3).

Khutbah Gerhana – Tema bahwa Gerhana Bulan Keseluruhan merupakan Kebesaran dan Kekuasaan Allah,- mampu disampaikan pula syari’at dan hakikat gerhana pada zaman Nabi.

Pada pukul 19:55:22 WIB : Masuk Fase Umbra 4 (U4)

.
Melanjutkan Gema Takbir sampai Bulan terbuka lagi bersinar secara paripurna yang berakhir pada pukul 20:49:41 Wib.

Pada pukul 20:49:41 Wib: Akhir Fase Samar-Samar (P4).

Untuk tersebut, kepada semua Kaum Muslimin wal Muslimat dihimbau untuk:

1. Memperbanyak Takbir, Tahlil, Istighfar dengan syari’at mengumandangkan Gema Takbir membesarkan Asma Allah.

2. Menyeru Salat berjama’ah

3. Solat Gerhana Bulan

(Solat Khusyufil Qamar) dengan 2 rokaat, tiap tiap rokaat 2 kali ruku, 2 kali baca Al-Fatihah dan Surah Pilihan, dan 2 kali sujud.

4. Khotib berkhutbah gerhana

Dengan Tema Gerhana sebagai Kebesaran dan Kekuasaan Allah.

5. Memperbanyak Takbir, Tahlil, Tahmid, dan Istighfar sampai akhir gerhana

6. Mengumpulkan dan membagikan Sodaqoh.

7. Seusai Khutbah/Solat Gerhana, Gema Takbir sanggup dilanjutkan lagi sampai Akhir Gerhana.

8. Bersyukur kepada Allah sehabis Bulan ulang terbuka.

Please rate this

About Galih semar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *