Hari ke-8 Agresi Gaza: 197 Gugur, Termasuk 58 Anak dan 1.235 Luka

Hari ke-8 Agresi Gaza: 197 Gugur, Termasuk 58 Anak dan 1.235 Luka

Fikroh.com – Memasuki hari ke delapan agresi penjajah Zionis ke Jalur Gaza, Brigade al-Qassam menembakkan rentetan peluru kendali ke arah Bersheba, setelah penjajah Zionis melakukan pembantaian berdarah yang mengerikan di jalan al-Wahdah, yang menyebabkan setidaknya 42 warga sipil Palestina gugur, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan wanita, ketika rumah-rumah mereka dihancurkan di atas kepala mereka oleh bom-bom berat penjajah Israel.

Pasukan pendudukan Zionis telah melakukan puluhan serangan dan pemboman secara intensif dan kejam dalam bentuk serangan simultan dengan mengerahkan puluhan pesawat tempur Israel, bersamaan dengan serangan artileri yang hampir tak terhentikan oleh kendaraan-kendaraan militer dan kapal perang, untuk melenyapkan seluruh kampung pemukiman warga dan menghancurkan puluhan jalan, yang menyisakan pemandangan kehancuran seolah-olah bencana gempa bumi melanda daerah tersebut.

Korban agresi meningkat menjadi 197 warga gugur, termasuk 58 anak-anak, 34 wanita dan 15 orang lanjut usia, serta 1.235 lainnya luka-luka dengan berbagai kondisi luka. Demikian menurut data medis Palestina.

Berikut perkembangan agresi Zionis di Jalur Gaza memasuki hari kedelapan diri hari tadi, sebagaimana pemantauan yang dilaporkan koresponden Pusat Informasi Palestina:

Pukul 24:00, Brigade al-Qassam meluncurkan rentetan roket menuju wilayah Israel Bersyeba.

Pukul 24:02, artileri penjajah Israel membombardir Khan Yunis timur.

Pukul 24:10, koresponden Pusat Informasi Palestina: pesawat drone penjajah Zionis menarget rumah keluarga al-Dairi di kampung Sabra di Kota Gaza.

Pukul 22:17, artileri penjajah Israel menembakkan beberapa rudal di timur Rafah, di Jalur Gaza selatan

Pukul 12:20, Kementerian Dalam Negeri memberikan peringatan adanya panggilan dan pesan teks yang mencurigakan, yang masuk ke telepon warga di Jalur Gaza dari akun institusi dan otoritas Palestina yang telah diretas, yang dilakukan oleh pihak penjajah Zionis, dengan tujuan untuk membingungkan internal Palestina. Kementerisn Dalam Negeri menyerukan agar tidak menanggapi kontak dan pesan tersebut. 

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement