Dampak Buruk Tidur Setelah Subuh dan Setelah Asar Menurut Islam dan Medis

Dampak Buruk Tidur Setelah Subuh dan Setelah Asar Menurut Islam dan Medis

Fikroh.com – Jika kalian terbiasa tidur setelah subuh maka berhentilah karena hal itu merupakan kegiatan yang dapat membahayakan diri kita baik lahir ataupun batin. Berikut bahaya tidur setelah subuh menurut islam dan kedokteran;

Bahaya Tidur Setelah Subuh Dalam Tinjauan Islam

1. Tidak mendapatkan barokah dari rasulullah

Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi)

Shakhr Al Ghamidi radhiyallahu anhu, sahabat yang meriwayatkan hadits ini, adalah orang yang telah membuktikan doa Rasulullah tersebut. Sebagai pedagang, Shakr biasa pergi untuk berdagang mulai pagi-pagi dan akhirnya sukses menjadi saudagar kaya.

2. Hilangnya sifat optimis

“Lakukanlah ibadah (secara kontinu) di waktu pagi.” (HR. Al Bukhari)

Sebagian ulama menjelaskan bahwa ghadwah dalam hadis ini artinya adalah waktu antara Subuh dan matahari terbit.

Ulama sekaliber Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa ketika dirinya berzikir setelah Subuh, siangnya beliau semangat. Kekuatannya bertambah. Tetapi ketika tidak berzikir di waktu pagi setelah Subuh, siangnya seperti kehilangan semangat.

3. Lemahnya fisik

Tidur di waktu pagi juga bisa mengakibatkan kondisi fisik melemah dan mudah sakit. Terutama sakit kepala. Menurut sebuah hasil studi, tidur pagi menyebabkan serebrospinal bergerak ke otak. Inilah yang menimbulkan sakit kepala.

Jauh sebelum adanya studi ini, Ibnu Qayyim Al Jauziyah telah memberikan nasehatnya. “Tidur pagi juga Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat,” tulisnya dalam Zaadul Maad.

4. Penghalang pintu rezeki

Sebagaimana Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,

 “Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan.”

Ibnu Qayyim Al Jauziyah masih dalam Zaadul Maad- mengatakan: “Empat hal yang menghalangi datangnya rezeki adalah tidur di waktu pagi, sedikit shalat, malas-malasan dan berkhianat.

Bahaya Tidur Setelah Subuh Dalam Tinjauan Medis

Berikut ini beberapa dampak negative dari tidur setelah subuh dari pandangan medis yang dikutip dari beberapa penelitian dan Alo dokter:

1. Diabetes Mellitus

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kurang tidur di malam hari atau kebiasaan tidur di pagi hari, atau bahkan tidur terlalu lama dapat merusak system metabolism tubuh karena pada pagi hari merupakan waktu untuk tubuh mendapatkan sumber energy (melalui sarapan) dan dapat memicu meningkatnya risiko terkena diabetes.

Tubuh akan kesulitan mengendalikan kadar gula darah karena rusaknya system metabolism, sehingga tubuh terkena diabetes. Selain itu, penderita diabetes mudah lesu dan mengantuk di pagi hari disebabkan karena produksi insulin yang rendah, sehingga tubuh tidak mampu mengubah gula darah menjadi energy.

2. Obesitas

Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat membuat berat badan meningkat. Hal ini diduga karena kurang tidur dapat membuat nafsu makan meningkat, sehingga orang akan cenderung makan lebih banyak ketika kurang tidur.

3. Penyakit Jantung dan Pembuluh darah

Sering tidur pada pagi hari dan kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke. Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan peradangan dalam tubuh. Kedua hal inilah yang akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

4. Mudah Lupa dan Sulit Berkonsentrasi

Waktu tidur yang kurang dapat menyebabkan seseorang menjadi sulit untuk mengingat/ lupa. Karena saat tertidur, tubuh beristirahat dan memperbaiki sel- sel dan jaringan otak. Apabila seseorang kurang tidur, maka jaringan otaknya akan kekurangan oksigen serta energy sehingga dapat menjadi mudah lupa.

Selain mudah lupa, kurang tidur yang berkualitas dapat menyebabkan seseorang akan lebih sulit untuk focus bekerja atau belajar, sehingga dapat menurunkan produktivitas saat bekerja ataupun belajar.

5. Mood Mudah berubah dan Peningkatan Stress

Kurangnya tidur di malam hari dalam jangka yang panjang dapat menyebabkan perubahan mood, membuat emosi seseorang menjadi kurang stabil, bahkan peningkatan stress. Berdasarkan penelitian Miftahul, dkk (2019) tidur di pagi hari dapat meningkatkan kecemasan dan stress mahasiswa.

6. Peningkatan Risiko Kanker

Orang yang sering tidur pagi memiliki risiko terkena kanker lebih tinggi. Hal tersebut didukung beberapa studi yang menyebutkan bahwa sebagian pasien kanker memiliki kebiasaan sering begadang atau yang tidur kurang dari 7 jam.

Salah satunya adalah kanker hati, berdasarkan situs resmi UGM FK bagian Radiologi, bahwa penelitian para dokter di National  Taiwan Hospital menemukan bahwa tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang merupakan penyebab utama kerusakan hati.

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement