Asal Muasal Bangsa Dan Nama Palestine

Julukan Palestina masa dahulu belum ada, yang ada adalah Tanah Kan’An (Ardhu Kan’An), sebab yang mendiaminya adalah bangsa Kan’An, anak-anak berasal dari Nabi Nuh ‘Alaihis Salam.

Nabi Nuh ‘Alaihis Salam hidup kira-kira 3993-3043 Sm, atau berusia kira-kira 950 year. Nabi Nuh ‘Alaihis Salam diangkat jadi Nabi kurang lebih year 3650 Sm. Diperkirakan ia tinggal di Babylonia (Wilayah selatan berasal dari Iraq sekarang). Namanya disebutkan sebanyak 43 kali di dalam Al-Quran.

Imam As-Suyuti menyebutkan bahwa sebutan Nuh ‘Alaihis Salam bukan berasal berasal dari bahasa Arab, namun berasal dari bahasa Suriah yang artinya “Bersyukur” atau “Selalu berterima kasih”.

Di didalam Al-Quran disebutkan, “(Yaitu) anak cucu berasal dari orang-orang yang Kita bawa dengan-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang tak terhitung bersyukur

.” (Qs Al Israa’ [17] :3).

Para pakar sejarah menyebutkan, anak-anak Nuh ‘Alaihis Salam ada empat, yaitu : Sam (Syam), Ham, Yafet (Yafits) dan Yam (Kan’An). Berasal dari Sam melahirkan anak-anak bangsa Arab, berasal dari Ham melahirkan anak-anak bangsa Afrika, dan berasal dari Yafet melahirkan bangsa Ruum (Romawi). Pas Yam (Kan’An) tidak melahirkan anak-anak dikarenakan meninggal tenggelam di dalam banjir bandang.

Sebutan Palestina masa dahulu belum ada, yang ada adalah Tanah Kan’An (Ardhu Kan’An), gara-gara yang mendiaminya adalah bangsa Kan’An, anak-anak berasal dari Nabi Nuh ‘Alaihis Salam.

Adapun Bangsa Kan’An yang lantas menempati Tanah Kan’An (Ardhu Kan’An) berasal berasal dari anak-anak Kan’An bin Ham bin Nuh.

Pas berasal dari anak-anak Sam bin Nuh, melahirkan Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam. Garis keturunannya adalah Ibrahim bin Azzar bin Tahur bin Sarush bin Ra’Uf bin Falish bin Tabir bin Shaleh bin Arfakhsad bin Sam bin Nuh.

Ibrahim (Hidup kira-kira year 1997-1882 Sm), atau usianya kira-kira 115 tahunan. Jadi Nabi kurang lebih th 1900 SM atau kala berumur 97 year. Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam diutus untuk kaum Kaldan di wilayah Ur, Babylonia (Kawasan selatan Iraq sekarang).

Menurut teks antik dan legenda, pendiri Babylonia adalah Raja Namrud bin Kan’An bin Kush bin Ham bin Nuh. Ia memerintah bersama dengan Ratu Semiramis. Raja Namrud digambarkan sebagai demagog perkasa yang dzalim dan mengaku dirinya sebagai dewa penguasa alam.

Ardhu Kan’An dan Nabi Ibrahim

terusir oleh kedzaliman Raja namrud, Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam bersama dengan Nabi Luth ‘Alaihis Salam berhijrah berasal dari Babylonia ke Tanah Kan’An (Ardhu Kan’An), sebuah area di barat kekuatan Haran, meliputi area di lembah sungai Yordania, Wilayah Syam. Wilayah Syam terdiri berasal dari sebagian wilayah, yang lantas disebut dengan negara-negara al-lubnan (Lebanon), al-urdun (Yordania), Suriah, dan Filistin (Palestina).

Wilayah Syam dikenal dengan buminya yang benar-benar fertile dan latif. Wilayah ini sesudah itu dikuasakan kepada Nabi Ibrahim ‘Alaihi Salam dan keturunannya dengan syarat: mereka (Keturunannya) tidak berbuat dzalim (Aniaya, baik pada Tuhan maupun pada manusia).

Berasal dari Sayyidah Hajar, Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam beroleh anak-anak Nabi Ismai’L ‘Alaihis Salam (Yang sesudah itu tinggal dan berketurunan di Mekkah dan sekitarnya). Berasal dari anak-anak Nabi Isma’Il ‘Alaihis Salam terlahir Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Sedangkan berasal dari Sayyidah Sarah, Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam meraih anak Nabi Ishaq ‘Alaihis Salam (Yang tinggal di Palestina).

Kelanjutannya berasal dari Nabi Ishaq ‘Alaihis Salam beroleh anak yang dinamakan Nabi Ya‘Qub ‘Alaihis Salam, yang diangkat Allah jadi Rasul-Nya dan bertugas meneruskan selebaran kakeknya, Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam.

Nabi Ya‘Qub ‘Alaihis Salam inilah yang digelari dengan “Israaiil” (Artinya yang bahagia terjadi malam atau juga diartikan hamba Allah) dan anak keturunannya disebut sebagai Bani Ya’Qub atau Bani Israil.

Nabi Ya’Qub ‘Alaihis Salam (Hidup kira-kira 1837-1690 Sm, atau berusia kira-kira 147 tahunan) punya dua belas putera, yakni : Rubin, Syam’Un, Lawway, Yahuda, Zabulaon, Yasakir, Dann, Gad, Asyar, Naftali, Yusuf, dan Bunyamin.

Hingga berkembang di sini pun julukan Palestina belum muncul. Namanya masih disebut dengan Ardhu Kan’An, tanahnya bangsa Kan’An, anak anak-anak Nabi Nuh ‘Alaihis Salam.

Julukan Pa

Masyarakat setempat, yang terdiri berasal dari rakyat orisinil Ardhu Kan’An dan pendatang berasal dari Jazirah Kreet, sesudah itu menamakan area ini di dalam prasasti antik dengan kata di dalam bahasa Arab “ “ب – ل – س – ت (B-L-S-T). Wilayahnya meliputi lima kerajaan kota-kota antik : Ghaza, Asdod, Gat, Ekron, dan Ashkelon.

Penyebutan “ “ب – ل – س – ت (B-L-S-T) berasal berasal dari “Flisthyun” (فلسطيون) berasal dari akar kata “Palas”

Orang-Orang berasal dari Yunani dan Romawi antik, daerah asal lebih dari satu pendatang ke Ardhu Kan’An mengimbuhkan kata “N” (Nun), dengan alasan untuk kombinasi, di dalam penyebutannya. Agar mereka lantas menyebutnya dengan “Filistin”. Maka dipakailah sebutan dan bangsa Filistin menggantikan julukan dan bangsa Ardhu Kan’An yang sebelumnya sudah dipakai semenjak lama.

Pada era sejarah modern, sebutan itu lantas di-inggris-kan jadi Palestine (Palestina –dalam bahasa Indonesia), diberikan kepada wilayah penyebaran berasal dari pantai Mediterania timur ke Lembah Yordan ke tempat meliputi Galilea di utara dan selatan Gurun Negev.

Wilayah Palestina ini dulu berada di bawah kekuasaan Turki Ottoman (Dinasti Utsmaniyyah) selama 400 th, dengan pusat administrasi berada di Damaskus.

Sesudah jatuhnya Kekaisaran Ottoman di dalam Perang Global I, sebutan Palestine dihidupkan ulang dan diaplikasikan di bawah Mandat Inggris.

Menjadi, semenjak awal adanya Ardhu Kan’An yang lantas disebut dengan Filistin adalah milik orang-orang Arab orisinil dan pendatang berasal dari Yunani (Masih satu anak-anak dengan Kan’An berasal dari Nabi Nuh ‘Alaihis Salam), yang sesudah itu menetap di wilayah itu.

Masyarakat itu masih erat kaitannya dengan Nabi Nuh ‘Alaihis Salam dan Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam, yang membawa selebaran tauhidullah, mengajak menyembah Allah Yang Maha Esa, sebagai hamba-hamba yang berserah diri kepada-nya, sebagai seorang Muslim.

Berasal dari sini amat mengerti terlihat bahwa tidak ada satupun sejarah yang menyebutkan bahwa masyarakat orisinil wilayah Palestina adalah orang-orang Yahudi Israel. Lebih-lebih bangsa penjajah Israel sekarang.

Bangsa Israel sekarang yang menjajah Palestina, berasal berasal dari beragam negara di global. Menjadi, bisa dipastikan mereka bukanlah Bani Israil, bukan anak cucu anak-anak Bani Israil (Bani Ya’Qub).

Zixnxs Yaxudx penjajah tersebut semata-mata mengklaim dan mengait-ngaitkan saja antara Ixrxel dengan Bani Israil. Mereka mengklaim bahwa tanah Palestina adalah wilayah yang dijanjikan Allah kepada mereka, kaum Yaxudi. Padahal maksud dan tujuannya adalah untuk menduduki, menjajah, menodai dan memerangi warga, rakyat dan bangsa Palestina secara kesuluruhan.

Dan juga menodai, sebabkan keributan dan hendak merobohkan Masjidil Aqsa, untuk mereka ganti dengan Sinagog Solomon, yang mereka klaim ada di bawah Al-Aqsa.

lestina

pada jaman 1550 – 1200 Sm, bangsa Mesir menguasai (Ramsis Iii)Lebih dari satu wilayah terhitung Tanah Kan’An (Ardhu Kanan).Yang diberikan kepada pendatang ke Mesir.

Awalnya, lebih dari satu pendatang berasal dari jazirah Kreet, di kepulauan Yunani, terkenal sebagai bangsa pelaut, yang asal-usul nenek moyangnya merupakan anak-anak Nabi Ishaq bin Ibrahim, berasal dari putera sulungnya Aishu (Essau) yang menikah dengan puteri Nabi Ismail ‘Alaihis Salam.

Mereka mampir dan mendiami selatan wilayah tepi pantai antara Gaza dan Yafa, yang era tersebut didalam kekuasaan Fir’Aun di Mesir. Suku-Suku ini membangun kota. Mereka sesudah itu berteman dan berasimiliasi dengan warga setempat Ardhu Kan’An.

Orang-Orang Ardhu Kan’An mendirikan lebih dari satu besar kota-kota di wilayah itu. Tidak tidak cukup berasal dari dua ratus kota antik didirikan, layaknya Beit She’An, Ashkelon, Acre, Haifa, Hebron, Ashdod, Beersheba dan Betlehem.

Please rate this

About Galih semar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *