Apa Kegunaan Doa Srabat Putih?

Apa Kegunaan Doa Srabat Putih?


Fikroh.com – Doa srabat putih. Doa ini dianggap memiliki kegunaan dan manfaat untuk kesembuhan sebuah penyakit. Baik penyakit yang sudah parah maupun sakit ringan.

Entah dari mana asal usul penamaan doa ini. Namun jika kita perhatikan maka doa ini sepertinya berasal dari literatur bahasa Indonesia bukan dari bahasa arab. Terdiri dari dua kata, srabat dan putih.

Saat penulis mencari referensi tentang arti kata srabat, cukup kesulitan karena minimnya sumber yang membahas pengertian dari istilah srabat. Namun sedkit ada penjelasan yang penulis kutip dari laman wong trusmi tentang makna srabat. Berikut kurang lebih penjelasannya:

“Srabat merupakan seni kaligrafi yang dituangkan dalam bentuk benda, binatang atau bahkan manusia yang berisi tentang doa dan ayat Al-quran. Srabat berguna sebagai jimat yang bertujuan untuk menolak bala atau sebagai obat penyembuh berbagai macam penyakit.”

Melihat pengertian diatas penggunaan srabat dalam pengobatan perlu dikaji ulang. Apakah srabat putih adalah cara pengobatan yang dibenarkan menurut islam atau tidak.

 
Hal ini penting karena berkaitan dengan keyakinan seorang muslim yang hanya percaya kepada Allah dan dilarang percaya pada kekuatan selain dari Allah.

Maka untuk lebih hati-hati gunakan cara pengobatan yang dibenarkan menurut islam dan do’a yang masyru’ dan tinggalkan doa srabat putih

Solusi

Jika anda sedang diuji oleh Allah berupa sakit dan kesehatan yang menurun, maka anda bisa amalkan doa-doa yang disebutkan dalam hadits disertai dengan berobat secara syariat.

Berikut ini adalah beberapa contoh doa yang bisa dibacakan untuk meminta kesembuhan.
diantaranya :

لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

Laa ba’sa thaahuuran in syaa-Allah

“Tidak mengapa, insya Allâh sakitmu ini membuat dosamu bersih”

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ وَاشْفِهِ وأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allahumma rabbannaas adzhibil ba’s wasyfihi wa anta asy syaafi laa syifaa`a illa syifaauk syifaa`an laa yughoodiru saqaman

“Yaa Rabb seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan melainkan, kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi”

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

As`alullahal ‘adziim rabbal ‘arsyil ‘adziim an yasyfiyak

“Aku memohon kepada Allâh Yang Maha Agung, Rabb yang menguasai Arsy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu.”

الَّلهُمَّ اشْفِ فُلاَنًا

Allahumasyfi fulan

“Yaa Allâh! Berikah kesembuhan kepada…… (sebut namanya)”

Demikian penjelasan tentang kegunaan doa srabat putih yang telah disebutkan diatas disertai dengan sejarah atau asal usulnya. Semoga penjelasan dalam artikel ini bisa dipahami dengan baik. Agar kita tidak terjerumus dalam kesyirikan dan hanya kepada Allâh memohon kesembuhan.

About Global Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement