Untitled Post

 Minhaj alThalibin, Diantara Karya Fenomenal Imam Nawawi RH.

Paling senang bergaul dengan ditemani kitab, kita bisa bebas interaksi dengannya tanpa ada jidal-jidalan sedikitpun, apalagi kalau kitab itu hadiah dari penulis atau pentahkik, waw lebih senang lagi. 

Syeikh Abdul Razak al-Najm salah seorang ulama muda, Koordinator Pendidikan Keagamaan pada Masjid Omawi Damaskus, Suriah, banyak menulis (mentahkik) kitab, diantaranya kitab Minhaj alThalibin (alMinhaj) karya Imam Nawawi, I’anat Thalibin, karya Imam alBakri alDimyati, Mughni alMuhtaj, karya Imam alKhatib Syarbayni, Mughni alThulllab karya Syeikh Mahmud alMaghnisi (kitab ilmu mantiq) dan sejumlah kitab lainnya. Kitab al-Minhaj karya Imam Nawawi salah satu rujukan fiqih penting dalam mazhab al-Imam al-Syafi’i. (Imam Nawawi juga punya kitab “al-Minhaj” yaitu penjelasan kitab Shahih Muslim).

Syeikh al-Najm pentahkik kitab tersebut, pernah melakukan lawatan ke Indonesia (diantar oleh akhi Ust. Abdul Khaliq Zahran) untuk memberikan diklat ilmu-ilmu keagamaan di Ponpes Mambaus Sholihin, Gresik, Jawa Timur, Pimpinan Syeikh KH. Masbuhin Faqih dan sejumlah pesantren lainnya di tanah Jawa pada tahun 2017-2018 lalu.

  

Kembali ke kitab alMinhaj Imam Nawawi. Maklum bahwa ulama dahulu dalam menulis kitab biasanya (terkadang) muncul atas anjuran guru/syeikh, permintaan murid-muridnya, respon atas kitab, dan sebab-sebab lain, sehingga mereka meringkas atau menjelaskan (syarh) atau menghidupkan kembali kitab yang sudah ada (tahkik kitab umpamanya, atau sekedar tulis kembali/cetak ulang).

Kitab alMinhaj ini juga punya sejarah kelahiran dan tidak timbul begitu saja. Jika dilihat sebab kelahirannya, kitab ini pun lahir akibat pengaruh dari kitab-kitab sebelumnya. Singkatnya sebab munculnya (kelahiran) kitab al-Minhaj Imam Nawawi ini adalah beliau tulis sebagai ringkasan dari kitab al-Muharrar (al-Muharrar fi Fiqih al-Imam alSyafi’i) karya Imam alRafi’i. Kitab alMuharrar adalah ringkasan dari kitab al-Wajiz karya Imam al-Ghazali yang juga merupakan ringkasan dari kitab “Nihayat al-Mathlab fi Dirayat al-Mazhab” karya Imam al-Haramain al-Juwaini. Kitab Imam al-Juwaini ini adalah ringkasan dari al-Mukhtashar al-Muzani, al-Mukhtashar al-Buwaiti, al-Umm….. kesemuanya berasal dari induknya yaitu al-Imam al-Syafi’i, pencetus al-Mazhab (begitu kira-kira ringkas dan singkat tasalsulnya, walaupun tentunya tidak sesederhana ini).

Kemunculan kitab “Minhaj al-Thalibin” ini, menjadi perhatian banyak ulama setelahnya, sehingga banyak dari mereka yang memberikan penjelasan kitab tersebut. Lebih dari 50 kitab yang memberikan penjelasan (syarh),  catatan kaki atau ringkasan dalam nazm (manzumah). Saya sebutkan disini 7 (tujuh) kitab penjelasan yang kalangan santri mungkin tidak asing lagi yaitu:

1. Daqa’iq alMinhaj, karya Imam Nawawi sendiri (w. 676 H)

2. Al-Siraaj al-Wahhaj, fi Iydhah alMinhaj, karya Bahauddin, Ahmad alAswani (W. 720H).

3. Tuhfatul Muhtaj ila Adillatil Minhaj, Imam Ibn alMulaqqin (w. 804 H).

4. Kanz alRaghibin syarh Minhaj alThalibin, karya Jalaluddin al-Mahalli (w. 864 H.)

5. Tuhfat Al-Muhtaj karya Ibn Hajar Al-Haytami (w. 973 H)

6. Mughni alMuhtaj karya Al-Khatib El-Sharbaini (w. 977 H).

7. Nihayat alMuhtaj karya Imam Syamsuddin al-Romli (wafat 1004 H).

Tiga kitab terakhir merupakan khitam almisk penjelasan kitab al-Minhaj yaitu: Tuhfatul Muhtaj, Mughni al-Muhtaj dan Nihayat al-Muhtaj. (DAT 22 02 2021).

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement